Pandangan Tentang Kurikulum 2013

Pandangan Tentang Kurikulum 2013

owner 10:45 PM 0

     siswa aktif secara fisik dan mental dalam kegiatan pembelajaran
    Buat siswa aktif secara fisik dan mental dalam kegiatan pembelajaran

Dalam pandangan Kurikulum 2013, kegiatan pembelajaran adalah suatu proses pendidikan yang memberikan kesempatan bagi siswa agar dapat mengembangkan segala potensi yang mereka miliki menjadi kemampuan yang semakin lama semakin meningkat dilihat dari aspek sikap (afektif), pengetahuan (kognitif), dan keterampilan (psikomotor). Kemampuan ini akan diperlukan oleh siswa tersebut untuk kehidupannya dan untuk bermasyarakat, berbangsa, serta berkontribusi pada kesejahteraan kehidupan umat manusia. Karena itu suatu kegiatan pembelajaran seharusnya mempunyai arah yang menuju pemberdayaan semua potensi siswa agar dapat menjadi kompetensi yang diharapkan.

Berikutnya, strategi pembelajaran yang digunakan oleh seorang guru di dalam kelasnya seharusnya ditujukan agar dapat memfasilitasi tercapainya kompetensi yang telah dirancang dalam dokumen kurikulum sehingga pada gilirannya setiap siswa mampu menjadi pebelajar yang mandiri sepanjang hayatnya. Mereka akan  menjadi komponen penting untuk mewujudkan sebuah masyarakat belajar (komunitas belajar/learning community). Kualitas lain yang dikembangkan kurikulum dan harus terealisasikan dalam proses pembelajaran yang wujudnya dapat berupa kreativitas, kemandirian, kerja sama, solidaritas, kepemimpinan, empati, toleransi dan kecakapan hidup peserta didik guna membentuk watak serta meningkatkan peradaban dan martabat bangsa.

Prinsip Kegiatan Pembelajaran dalam Kurikulum 2013

Untuk mencapai kualitas yang telah dirancang dalam dokumen kurikulum 2013, kegiatan pembelajaran harusnya menggunakan prinsip yang:
  • berpusat pada peserta didik,
  • mengembangkan kreativitas peserta didik,
  • menciptakan kondisi menyenangkan dan menantang,
  • bermuatan nilai, etika, estetika, logika, dan kinestetika, dan
  • menyediakan pengalaman belajar yang beragam melalui penerapan berbagai strategi dan metode pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, efektif, efisien, dan bermakna.

Pada suatu kegiatan belajar-mengajar, siswa diajak untuk menemukan sendiri dan mentransformasikan informasi-informasi yang kompleks, mengecek informasi baru dengan yang sudah ada dalam ingatannya, dan melakukan pengembangan menjadi informasi atau kemampuan yang sesuai dengan lingkungan dan jaman tempat dan waktu ia hidup. Kurikulum 2013 menganut pandangan dasar bahwa pengetahuan tidak dapat dipindahkan begitu saja dari guru ke siswa (konstruktivisme).


Siswa adalah subjek yang mempunyai kemampuan aktif mencari, mengolah, mengkonstruksi, dan menggunakan pengetahuan. Untuk itu kegiatan belajar tentunya merupakan kesempatan yang diberikan kepada siswa agar dapat mengkonstruksi pengetahuan dalam proses kognitifnya. Siswa penting untuk selalu dipicu untuk belajar memecahkan masalah (problem solving), menemukan sesuatu (discovery learning), dan belajar mewujudkan ide-ide yang dimilikinya sehingga mereka akan betul-betul memahami dan dapat menerapkan pengetahuan.

Pada suatu kegiatan pembelajaran, guru memfasilitasi proses di atas. Hal yang dapat dilakukan guru yaitu dengan membentuk lingkungan belajar yang dapat memberi kesempatan kepada siswa agar bisa menemukan, menerapkan ide-ide mereka, menjadi sadar dan secara sadar menggunakan strategi mereka sendiri untuk belajar (self regulated learning). Guru mengembangkan kesempatan belajar kepada siswa untuk meniti anak tangga yang membawa peserta didik kepemahaman yang lebih tinggi tanpa melaupakan prinsip scaffolding seperti yang disarankan oleh para ahli psikologi pendidikan. Mula-mula siswa belajar dengan bantuan guru tetapi semakin lama mereka harus semakin mandiri. Bagi siswa, pembelajaran harus bergeser dari “diberi tahu” menjadi “aktif mencari tahu” atau dalam kata lain belajar aktif (active learning).

Kurikulum 2013 dan Teori Piaget

Pada kegiatan pembelajaran, siswa membangun pengetahuannya sendiri. Bagi mereka, pengetahuan yang dimilikinya bersifat dinamis, berkembang dari sederhana menuju kompleks, dari ruang lingkup dirinya dan di sekitarnya menuju ruang lingkup yang lebih luas, dan dari yang bersifat konkrit menuju abstrak. Sebagai manusia yang sedang berkembang, siswa telah, sedang, dan atau akan mengalami 4 tahap perkembangan intelektual, yakni sensori motor, pra-operasional, operasional konkrit, dan operasional formal (Teori Piaget).

Secara umum tahap pertama (sensori motor) terjadi sebelum seseorang memasuki usia sekolah, tahap ke-2 (pra-operasional) dan tahap ke-3 (operasional konkrit) dimulai ketika seseorang menjadi siswa di jenjang pendidikan dasar, sedangkan tahap ke-4 dimulai sejak tahun kelima dan keenam SD.

Proses pembelajaran terjadi secara internal di dalam diri siswa. Proses itu bisa saja berlangsung sebagai akibat rangsangan dari luar yang diberikan guru, teman, dan atau lingkungan. Proses itu mungkin pula terjadi sebagai akibat rangsangan dari dalam diri siswa itu sendiri yang utamanya dikarenakan adanya keingintahuan mereka. Proses pembelajaran dapat pula terjadi sebagai gabungan dari rangsanga dari luar dan rangsangan dari dalam diri siswa. Pada suatu proses pembelajaran, guru harus mengembangkan kedua stimulus pada diri setiap siswanya.

Pembelajaran Mengembangkan Potensi Siswa dan Membentuk Seorang Pebelajar Sepanjang Hayat

Pada suatu pembelajaran, siswa dibantu agar dapat melibatkan diri secara aktif untuk mengembangkan potensinya sehingga menjadi suatu kompetensi. Guru menyediakan pengalaman belajar untuk siswa sehingga mereka dapat melakukan beragam aktivitas yang dapat membantu mereka untuk mengembangkan potensi menjadi kompetensi yang ditetapkan dalam dokumen kurikulum 2013 atau bahkan melebihinya. Pengalaman belajar semakin lama semakin meningkat hingga akhirnya akan menjadi suatu kebiasaan belajar mandiri dan tetap sebagai salah satu fondasi untuk menjadi pebelajar sepanjang hayat (lifelong learner).

Pada suatu kegiatan pembelajaran dapat terjadi pengembangan sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa dalam kombinasi dan penekanan yang bervariasi. Setiap kegiatan pembelajaran memiliki kombinasi dan penekanan yang berbeda dari kegiatan pembelajaran lainnya. Hal ini tentu saja bergantung pada sifat konten yang sedang dipelajari siswa. Walaupun begitu, aspek pengetahuan (kognitif) akan selalu menjadi faktor penggerak untuk pengembangan kemampuan lain (afektif dan psikomotor).

Semoga bermanfaat... :)

penelitiantindakankelas.blogspot.com

Ciri - Ciri Guru Profesional

owner 10:39 PM 0
teacher


1. Selalu punya energi untuk siswanya 
Seorang guru yang baik menaruh perhatian pada siswa di setiap percakapan atau diskusi dengan mereka. Guru yang baik juga punya kemampuam mendengar dengan seksama.

2. Punya tujuan jelas untuk Pelajaran 
Seorang guru yang baik menetapkan tujuan yang jelas untuk setiap pelajaran dan bekerja untuk memenuhi tujuan tertentu dalam setiap kelas.

3. Punya keterampilan mendisiplinkan yang efektif 
Seorang guru yang baik memiliki keterampilan disiplin yang efektif sehingga bisa  mempromosikan perubahan perilaku positif di dalam kelas.

4. Punya keterampilan manajemen kelas yang baik
Seorang guru yang baik memiliki keterampilan manajemen kelas yang baik dan dapat memastikan perilaku siswa yang baik, saat siswa belajar dan bekerja sama secara efektif,  membiasakan menanamkan rasa hormat kepada seluruh komponen didalam kelas.

5. Bisa berkomunikasi dengan Baik Orang Tua 
Seorang guru yang baik menjaga komunikasi terbuka dengan orang tua dan membuat mereka selalu update informasi tentang apa yang sedang terjadi di dalam kelas dalam hal kurikulum, disiplin, dan isu lainnya. Mereka membuat diri mereka selalu bersedia memenuhi  panggilan telepon, rapat, email dan sekarang, twitter.
6. Punya harapan yang tinggi pada siswa nya 
Seorang guru yang baik memiliki harapan yang tinggi dari siswa dan mendorong semua siswa dikelasnya untuk selalu bekerja dan mengerahkan potensi terbaik mereka.

7. Pengetahuan tentang Kurikulum 
Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan mendalam tentang kurikulum sekolah dan standar-standar lainnya. Mereka dengan sekuat tenaga  memastikan pengajaran mereka memenuhi standar-standar itu.

8. Pengetahuan tentang subyek yang diajarkan 
Hal ini mungkin sudah jelas, tetapi kadang-kadang diabaikan. Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan yang luar biasa dan antusiasme untuk subyek yang mereka ajarkan. Mereka siap untuk menjawab pertanyaan dan menyimpan bahan menarik bagi para siswa, bahkan bekerja sama dengan bidang studi lain demi pembelajaran yang kolaboratif.

9. Selalu memberikan yang terbaik  untuk Anak-anak dan proses Pengajaran 
Seorang guru yang baik bergairah mengajar dan bekerja dengan anak-anak. Mereka gembira bisa mempengaruhi siswa dalam kehidupan  mereka dan memahami dampak atau pengaruh yang mereka miliki dalam kehidupan siswanya, sekarang dan nanti ketika siswanya sudah beranjak dewasa.

10. Punya hubungan yang berkualitas dengan Siswa 
Seorang guru yang baik mengembangkan hubungan yang kuat dan saling hormat menghormati dengan siswa dan membangun hubungan yang dapat dipercaya.

Cara Belajar yang Baik dan Benar

owner 10:31 PM 0
belajar yang benar
Untuk menuju sukses di masa depan, para pelajar berlomba-lomba belajar untuk mendapatkan nilai yang baik di sekolah. Sesuai dengan pepatah “Belajar Merupakan Kunci Keberhasilan”. Belajar adalah memahami, merasakan, mengetahui, mencari, menjelaskan, sehingga dengan belajar orang akan mengetahui segala yang belum diketahui.
Belajar pada umumnya dilakukan pada saat jam pelajaran sekolah. Namun, untuk mendapatkan cara belajar yang efektif, belajar dibutuhkan waktu yang banyak. Tidak di jam sekolah saja, belajar wajib dilakukan saat dirumah. Belajar yang sukses tergantung dengan cara belajar masing-masing orang, setiap orang memiliki cara belajar yang berbeda. Namun, sebagian orang memiliki cara kerja otak yang sama, sehingga cara belajarnyapun sama. Berikut beberapa tips cara belajar yang baik.
  1. Niatkan dalam diri, berikan motovasi belajar terlebih dahulu. Yakin dan berikan semangat dalam hati. Bahwa, dengan belajar kita dapat mendapatkan nilai yang baik di sekolah.
  2. Mulai belajar dengan membaca terlebih dahulu. Setelah membaca, buat resume dari buku yang Anda baca. Membaca sambil menulis meningkatkan kinerja ingatan pada otak Anda.
  3. Jika ada yang tidak dimengerti, jangan malu untuk bertnya. Dan jangan malu untuk menjawab pertanyaan dari orang lain. Belajar dari pertanyaan orang lain menambah pengetahuan Anda.
  4. Hindari dari perbuatan mencontek. Kerjakan ujian dengan jawaban sendiri. Dengan begitu, Anda akan tahu, sisi mana yang belum diketahui, dan sisi mana yang harus dipelajari.
  5. Belajar yang terlalu serius juga tidak baik untuk otak, beri jenjang waktu belajar dan refreshing. Bisa juga dilakukan dengan belajar kelompok, belajar kelompok menjadi alternative belajar yang efisien. Jika tidak ada yang dimengerti, Anda bisa bertanya langsung kepada teman belajar kelompok Anda.
  6. Buat perencanaan waktu belajar yang baik. Misalnya, jika Anda bersekolah dari jam 7 sampai dengan jam 2 siang, berikan waktu 2 jam pada jam 7 malam sampai dengan jam 9 untuk mengulang pelajaran di sekolah.
  7. Belajarlah dengan tekun, berlatih terus dengan berbagai soal pelajaran di sekolah.
Ke 7 tips diatas tidak akan berarti jika Anda sendiri tidak memiliki motivasi untuk belajar, tingkatkan motivasi belajar Anda, lalu ikuti tips belajar efektif diatas, Barengi belajar dengan doa yang tulus kepada Tuhan, agar diberikan hasil yang maksimal, semoga sukses.
Sumber : pusatremaja.com 

27 PRESTASI INDONESIA DI MATA DUNIA YANG MUNGKIN TIDAK DI KETAHUI

owner 10:27 PM 0
tut wuri handayani juara
Berikut sedikit dari beberapa prestasi yang di miliki Indonesia di mata Dunia antara lain:
1. Indonesia menang di Kompetisi SoftwareDunia yang diikuti oleh Intitut Teknologi Bandung di Kairo, Mesir. Kemenangan diraih tim yang membawa aplikasi bernama MOSES .
2. Kontingen Indonesia tampil sebagai juara umum ASEAN Primary School Sport Olympiad (APSSO) II tahun 2008 dengan meraih total perolehan medali sebanyak 32 medali dengan rincian adalah 12 medali emas, 9 perak dan 11 perunggu dari lima cabang olahraga yang dipertandingkan.

3. Indonesia menjadi juara umum pada International Conference of Young Scientists (ICYS) ke-16 yang berlangsung di Pszczyna, Polandia, 24-28 April 2009
4. Indonesia berada di tingkat pertama dalam urutan negara dengan warganya
paling mudah tersenyum di dunia dibandingkan dengan negara lain.
5. Tim Robot Indonesia dari Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung berhasil meraih juara I dan memperolehmedali emas dalam ‘International RobotGames’ yang diselenggarakan di San Francisco, AS
6. Pasangan pembalap Indonesia ditetapkan sebagai juara satu dalam ajang bergengsi Asian Cup of Road Racing (ACRR) 2008 setelah berhasil mengalahkan beberapa pembalap asal negeri tetangga di sirkuit Balipat Binuang, Kalimantan Selatan
7. Tim Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI) 2009 yang terdiri dari Angelina Veni Johanna (SMA 1 BPK Penabur, Jakarta), Reinardus Surya Pradhitya (SMA Kanisius, Jakarta), Risan (SMAN 1 Tangerang), dan Christanto Handojo (SMA Kanisius, Jakarta), berhasil memenangkan dua medali perak dan satu medali perunggu dari ajang International Olympiad in Informatics (IOI) 2009 di Plovdiv, Bulgaria.
8. Indonesia yang diwakili oleh Universitas Indonesia (UI) berhasil meraih jura pertama pada Scientific Research Competitionyang diselenggarakan oleh Asian Pasific Dental Student Association (APDSA).
9. Pelajar Indonesia meraih prestasi gemilangl dengan menjuarai Global Enterprise Challenge (GEC) 2009. Tim Indonesia berhasil mengalahkan juara dunia tahun lalu, Selandia Baru, juara tahun 2007, Amerika Serikat, dan negara peserta dari lima benua, antara lain: Jerman, Australia, Selandia Baru, Skotlandia, Jepang, Afrika Selatan, Korea, dan Singapura.
10. Angelina Venni Johanna, siswi SMAK 1 BPK Penabur Jakarta dan Reinardus Surya Pradhitya, dari SMA Kolese Kanisius Jakarta berhasil meraih medali perak pada the “21st International Olympic in Informatics (IOI)” yang diadakan di kota Plovdiv, Bulgaria, dari 8 hingga 14 Agustus.
11. Indonesia berhasil menyabet satu medali emas, dalam International Biology Olympiad (Olimpiade Biologi Internasional/IBO) ke-20, nyang digelar 12-18 Juli 2009 di Tsukuba, Jepang.
12.“Jamila dan Sang Presiden” menyabet dua kategori kompetisi yakni “Prix de Public” dan “Prix Jury Lyceen” pada festival yang berlangsung di Kota Vesoul, Perancis.
13. Profesor Dr. Ken Kawan Soetanto. Pria kelahiran Surabaya ini berhasil menggondol gelar profesor dan empat doktor dari sejumlah universitas di Jepang. Lebih hebatnya, puncak penghargaan akademis itu dicapainya pada usia 37 tahun.
14. Kongtingen Indonesia menjadi juara umum dengan meraih enam enam emas, empat perak, dan dua medali perunggudalam International Junior Science Olympiade (IJSO) II di Yogyakarta, 4-12 Desember 2005. Peringkat ke dua ditempati Cina dengan lima emas dan satu perak.
15. Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) mengharumkan nama Indonesia dengan menjadi juara pertama lomba peradilan semu “The 7th Red Cross International Humanitarian Law”(the winning team) untuk kawasan Asia-Pasifikyang berlangsung pada 6 hingga 7 Maret2009 di Hongkong
16. Qori Indonesia, Mu`min Mubarok, meraih juara pertama untuk kategori pria dalam Musabaqoh Tilawatil Qur`an (MTQ) Internasional ke-50 di Taman Peradaban Islam, Malaysia
17. Tim Kalingga dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta membawa pulang Throphy pemenang pertama dengan nilai tertinggi dalam kompetisi Simulasi Bisnis “Trust By Danone” di Paris, 2 April 2009.
18. Pelajar Indonesia Eda Islamay
Qomaruddin (9), keluar sebagai juara pertama International Art Competition for kChildren’s Painting “Mission Rescuer 2008″; yang digelar Kementerian Urusan Situasi Darurat Bulgaria bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan IPTEK serta Kementerian Kebudayaan Bulgaria.
19. Indonesia yang diwakili I Pad meraih posisi juara pertama dan berhak meraih medali emas untuk kategori Robot Soccer
pada World Robot Olympiad (WRO)
 yang berlangsung di SMX Convention Center Hall, Manila, Filipina pada 6 November 2010.
20. Irwan Ferdiansyah, mahasiswa Program Studi Teknik Nuklir Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan tulisan Transient Coupled Neutronic-Thermal hydraulic Model Analysis of Advanced Pressurized Water Reactor (PWR) meraih Golden Award dalam kompetisi penulisan karya ilmiah, Tokyo Tech Indonesian Commitment Award (TICA) pada 11 November 2010.
21. Paduan suara dari Universitas Negeri Manado (UNM) meraih juara pertama dalam kategori “Mixed Choir Adults” dalam 6th International Warsaw Choir Festival “Varsovia Cantat” yang berlangsung di Warsawa, Polandia pada 13-14 November 2010.
22. Tim Olimpiade Matematika Indonesia berhasil membawa pulang satu medali perak,empat perunggu dan satu honorable mention dari ajang International Mathematics Olympiad (IMO) ke-51 di Astana,Kazakhstan,yang berlangsung pada 2– 14 Juli 2010 ini diikuti oleh 96 negara Yg terdiri dari 517 peserta. Satu medali perak berhasil di raih Ahmad Zaky, 8 Jakarta.Sedangkan empat medali perunggu
diraih oleh Johan Gunardi ,Stefanus, Raja Oktovin, dan Tobi Moektijono. dan Ronald Widjojo harus puas dengan raihan honorable mention.
23. Di Ajang Olimpiade Fisika Internasional/ International Physics Olympiad(Ipho)[/B 2010] yg di adakan di Zagreb,Kroatia,akhir Juli lalu,Lima siswa SMA Indonesia meraih prestasi membanggakan dengan berhasil meraih [B]empat medali emas dan satu perak. Medali Emas diraih Sohibul Maromi, Christian George Emor, Kevin Soedyatmiko, dan David Giovanni .Sementara Perak di raih Ahmad Ataka Awwalur Rizqi
24. Di ajang Olimpiade Kimia Internasional atau International Chemistry Olympiad (IChO) ke-42 Yg diselenggarakan di Tokyo,Jepang pada 15-27 Juli 2010, Tim Olimpiade Kimia Indonesia kembali menorehkan prestasi dengan meraih 1 medali emas,1 perak,dan 2 perunggu.Medali emas untuk Indonesia diraih atas nama Manoel Manuputty, medali perak oleh Alimun Nashira, serta perunggu oleh Stephen Haniel ,dan Agung Hartoko .Perolehan ini merupakan rekor terbaik selama Indonesia mengikuti ajang IChO selama 14 tahun.Sementara itu,tuan rumah Jepang memperoleh 2 emas dan 2 perak dan China menjadi pemenang absolut dengan menyabet 4 medali emas.
25. Para pelajar Indonesia berhasil meraih dua medali emas dan dua medali perunggu pada Olimpiade Biologi Internasionalke-21 di Changwon,Korea Selatan,12-17 Juli 2010.Dua medali emas masing-masing dipersembahkan oleh Irfan Haris, dan Harun Reza Sugito. Sementara medali perunggu masing-masing dipersembahkan oleh Danang Crysnanto dan Thoriq Salafi.
26. Indonesia berhasil menjadi juara umum pada Lomba Penelitian Ilmiah Remaja Tingkat Dunia Ke-17 atau 17th International Conference of Young Scientists (ICYS) pada 12-17 April 2010 di Denpasar, Bali. Tim Indonesia yang berkompetisi di semua bidang lomba, yakni Ilmu Fisika, Matematika, Komputer, dan Ekologi meraih tujuh medali emas, satu medali perak, dan tiga medali perunggu.
27. Tim Olimpiade Indonesia meraih tempat ketiga dalam perolehan medali emas terbanyak di ajang Olimpiade Internasional Kebumian (International Earth Science Olympiad) ke-4 di Yogyakarta, 19-28 September 2010.

Banggalah Indonesia!!!Aku Bangga Menjadi Anak Indonesia :) :) :)

radio.itjen.kemdikbud.go.id

Saatnya Peduli Pendidikan

owner 10:19 PM 0
Pendidikan menjadi kunci utama dalam pembangunan sumber daya manusia.  Pendidikan menjadi salah satu solusi dari sekian banyak masalah dan persoalan yang dilanda bangsa. Jika pendidikan mampu menghasilkan kualitas manusia yang semakin baik, niscaya, bangsa ini akan mampu bangkit menuju sebuah peradaban yang lebih baik.
Bicara tentang kualitas pendidikan bukan hanya bicara soal sekolah, guru, dan para murid. Namun, bicara tentang sebuah kualitas pendidikan yang lebih baik menjadi tanggung jawab kita semua, orang-orang yang merasa peduli dengan nasib bangsa ini, orang-orang yang peduli dengan masa depan kualitas pendidikan di negeri ini.
Kebuntuan solusi dari berbagai masalah bangsa merupakan akumulasi dari sikap tidak peduli, acuh tak acuh dan sikap masa bodoh dari berbagai lapisan masyarakat di negeri ini. Persoalan bangsa bukan hanya menjadi tanggung jawab para pelaku pemerintahan semata. Namun, lebih dari itu, peran serta semua lapisan masyarakat sudah sepatutnya memberikan makna dan tindakan nyata dalam mengawal dan ikut serta membantu jalannya pemerintahan.
Persoalan pendidikan pun juga menghadapi hal yang serupa. Rendahnya kualitas pendidikan dan berbagai persoalan yang ada di beberapa sektor lainnya belum mampu membangkitkan kesadaran banyak orang tentang betapa pentingnya sebuah komponen yang bernama pendidikan. Hingga saat ini, masih banyak orang yang bersikap cuek, masa bodoh, dan acuh tak peduli dengan situasi pendidikan yang semakin membahayakan banyak generasi.
Tak usah jauh-jauh kita menkritisi tanggung jawab orang lain. Mari kita buka mata melihat kondisi yang ada di sekitar kita. Sudahkah masalah pendidikan yang ada bisa diantisipasi dengan kondisi riil saat ini? Apakah semua kendala dan rintangan yang dialami sudah mampu diatasi? Jika belum, ini lah saatnya kita untuk mencari solusi, duduk bersama memikirkan jalan keluar, bukan untuk saling mencaci atau saling membela diri.
Gerakan Indonesia Mengajar
Berawal dari keinginan untuk ikut serta berperan dalam membantu meningkatkan kualitas pendidikan bangsa itu, Anies Baswedan menggagas sebuah gerakan sosial yang diberi nama dengan Gerakan Indonesia Mengajar. Tokoh muda yang juga Rektor Universitas Paramadina ini menggagas ide tersebut dengan banyak tokoh bangsa dan berbagai elemen swasta di negeri ini. Tujuannya tak lain hanyalah untuk ikut serta berperan dalam membantu meningkatkan kualitas pendidikan anak bangsa demi masa depan Indonesia yang lebih baik.
Bagi Anies Baswedan, Indonesia Mengajar adalah sebuah gerakan yang ingin mengajak banyak orang di negeri ini untuk kembali meningkatkan kepedulian mereka terhadap dunia pendidikan demi masa depan bangsa. Indonesia Mengajar menekankan bahwa sudah bukan saatnya lagi bagi kita untuk hanya sekedar mengkritik, menyalahkan atau bahkan mencaci kinerja pemerintah. Namun, sudah sepatutnya kita juga ikut serta berperan membantu pemerintah untuk turun tangan menyelesaikan persoalan bangsa. Indonesia Mengajar hadir untuk mengajak kita semua untuk sedikit berperan dalam menuntaskan persoalan pendidikan yang ada. Mari berhenti mengecam kegelapan, sudah saatnya kita nyalakan lilin untuk memberi secercah cahaya penerangan.
Gerakan Indonesia Mengajar memandang bahwa kualitas pendidikan harus diperhatikan sejak tingkat paling bawah, yaitu tingkat sekolah dasar. Karena itu, fokus utama Indonesia Mengajar ialah untuk melakukan kegiatan kepengajaran dan kependidikan di level Sekolah Dasar. Indonesia Mengajar memandang bahwa dengan melakukan pembinaan dan pengajaran bagi siswa di sekolah dasar secara berkelanjutan, hal itu diharapkan mampu memberikan fondasi yang kuat bagi kelanjutan pendidikan siswa yang bersangkutan. Oleh karena itu, Indonesia Mengajar mengirimkan sarjana pilihan ke pelosok negeri, menjadi Pengajar Muda yang mengisi kekurangan guru di sekolah-sekolah yang berada di belantara nusantara.
Indonesia Mengajar merekrut sarjana-sarjana yang berasal dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta, dari dalam dan luar negeri untuk menjadi Pengajar Muda, garda terdepan dalam pencapaian visi gerakan tersebut. Hingga saat ini, Indonesia Mengajar telah menerima belasan ribu pendaftar untuk menjadi Pengajar Muda. Namun, karena keterbatasan sumber daya, Indonesia Mengajar hanya menerima sebagian kecil dari mereka yang akan ditugaskan di berbagai daerah di pelosok bangsa. Walaupun begitu, Indonesia Mengajar meyakini bahwa belasan ribu pendaftar dan juga bahkan puluhan ribu orang lainnya di luar sana masih memiliki kepedulian dan semangat untuk ikut serta berperan meningkatkan kualitas pendidikan di negeri ini.
Kehadiran Indonesia Mengajar di Kabupaten Majene
Sejak diawali pemberangkatan Pengajar Muda angkatan I pada November 2010 silam, hingga saat ini Indonesia Mengajar telah hadir di 14 Kabupaten di 14 provinsi di Nusantara. Dimulai dari Aceh, ujung barat Indonesia, hingga ke Kabupaten Fakfak di Papua. Mulai dari Pulau Sangihe di utara sampai Pulau Rote Ndao, NTT di Selatan Indonesia.
Dari 14 Kabupaten dan Provinsi yang menjadi daerah tugas Pengajar Muda, salah satunya ialah Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat. Di kabupaten yang memiiki visi sebagai kota pendidikan ini, Indonesia Mengajar menempatkan 10 Pengajar Muda di 10 SD yang relatif jauh dari segala sarana dan prasarana pendidikan yang semestinya.
Di Kabupaten Majene, para Pengajar Muda tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Sendana, Kecamatan Tammerodo, Kecamatam Ulumanda, dan Kecamatan Malunda. Masing-masing pengajar muda tinggal bersama masyarakat setempat dan hidup sebagai bagian dari sebuah sistem sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Pengajar Muda bukan hanya semata menjadi guru bagi siswa-siswa di sekolah, namun juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat lokal, belajar nilai dan norma yang berkembang di tengah kehidupan di mana Pengajar Muda ditempatkan.
Hingga awal tahun 2012 ini, Indonesia Mengajar sudah memasuki tahun kedua keberadaanya di Provinsi Sulawesi Barat. Sejak pertama kali hadir dengan 10 orang Pengajar Muda angkatan pertama, Indonesia Mengajar telah berupaya berbuat sesuatu untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Sulawesi Barat, khususnya di Kabupaten Majene. Walaupun Pengajar Muda memiliki tanggung jawab utama pada SD yang telah ditentukan, namun bukan berarti Indonesia Mengajar tidak bisa memberi inspirasi dan manfaat bagi pihak lain. Hingga saat ini, Pengajar Muda sering melakukan diskusi dan kerjasama dengan berbagai pihak untuk sama-sama menyatukan  visi guna masa depan anak bangsa.
Saatnya bersinergi!
Apalah daya jika tangan tak kuasa berbuat banyak. Manusia tentu memiliki kekurangan, namun jika satu kekurangan diisi dengan kelebihan orang lain, niscaya sebuah rintangan akan bisa dihadapi bersama. Bukankah kita meyakini akan keberadaan falsafah, “Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh” ? Karena itu, bukan suatu persoalan jika kita bisa bersatu, bekerjasama, dan saling mendukung untuk menyelesaikan berbagai masalah bangsa.
Begitupula dalam hal masalah pendidikan. Kita menyadari bahwa masih banyak problem pendidikan yang kita hadapi di Provinsi Sulawesi Barat ini, maupun di Kabupaten Mejene sendiri. Kekurangan guru, akses pendidikan yang belum lancar, kekurangan sarana dan prasarana penunjang, dan masih banyak masalah pendidikan lainnya. Karena itu, kita semua –siapa saja- yang merasa peduli dengan nasib anak bangsa, sudah saatnya untuk bangkit dan turun tangan dalam usaha peningkatan kualitas pendidikan di daerah kita ini.
Sudah bukan masanya lagi kita sibuk mencari siapa yang salah. Sudah bukan waktunya lagi kita sibuk saling membantah. Memang ketersediaan pendidikan merupakan tanggung jawab pemerintah sebagai penyelenggara negara. Namun, secara moral, masing-masing kita memiliki tanggungjawab yang besar untuk menentukan nasib dan masa depan generasi penerus bangsa.
Indonesia Mengajar datang bukanlah layaknya dewa yang mampu menyelesaikan segala masalah pendidikan yang ada di daerah ini. Indonesia Mengajar bukanlah sebuah lembaga yang super power sehingga mampu bekerja sendiri demi pendidikan anak negeri. Akan tetapi, Indonesia Mengajar hanyalah sebuah bagian kecil yang ikut serta membantu masyarakat dan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah-daerah terpencil di pelosok negeri. Jika bukan masyarakat dan pemerintah sendiri yang mau meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Sulawesi Barat khususnya di Kabupaten Majene ini, maka Indonesia Mengajar pun tidak akan bisa berbuat banyak.
Indonesia Mengajar hanyalah katalisator, pemicu semangat dan inspirasi bagi segala elemen yang berhubungan dengan dunia pendidikan. Indonesia Mengajar datang ke pelosok negeri untuk membantu masyarakat demi masa depan anak bangsa. Karena itu, sudah sepatutnya masyarakat Provinsi Sulawesi Barat, khususnya Kabupaten Majene, meningkatkan kepedulian terhadap dunia pendidikan yang ada di sekitar kita. Masih banyak masalah yang butuh campur tangan kita untuk dicarikan solusi. Masih banyak persoalan pendidikan yang butuh perhatian kita. Niscaya, jika semua elemen dan pemangku kepentingan peduli dan bersinergi, beragam pesoalan pendidikan di daerah kita ini akan bisa diatasi. Semoga!
Tulisan ini dimuat di harian Radar Sulbar, Edisi Rabu 18 Januari 2012indonesiamengajar.org

Pengertian Psikologi

owner 10:13 PM 0
psikologi

Kata Psikologi berakar dari bahasa Yunani, yaitu Psyche dan Logos, dimana arti dari Psyche adalah “jiwa”, sedangkan Logos adalah “ilmu”, sehingga secara sederhana ilmu psikologi dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari “kejiwaan”.

Psyche atau jiwa merupakan obyek yang bersifat abstrak, tidak dapat diraba, tetapi dapat dirasakan keberadaannya. Seringkali istilah “psikis” juga dipergunakan untuk menggambarkan obyek yang sama.
Beberapa ahli Indonesia menjelaskan pengertian psikologi dengan beberapa versi yang berbeda, tetapi dengan esensi yang sama, mereka antara lain :
Dakir (1993) : Psikologi membahas tentang tingkah laku manusia dalam dalam konteks hubungan dengan lingkungannya.
Muhibbin Syah (2001) : Psikologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia baik secara tertutup maupun terbuka, dalam konteks manusia sebagai individu maupun kelompok, serta hubungan manusia dengan lingkungannya. Yang dimaksudkan dengan tingkah laku tertutup adalah meliputi cara seseorang berpikir, berperasaan, berkeyakinan, atau hal-hal yang terkait dengan faktor internal (ke dalam). Tingkah laku terbuka adalah sesuatu yang dapat diamati secara eksternal, atau bersifat psikomotorik, misalkan yang terkait dengan gesture.
Ensiklopedi Nasional Indonesia sendiri mendefinisikan Psikologi sebagai suatu ilmu yang mempelajari perilaku manusia dan binatang, baik untuk hal-hal yang dapat dilihat secara langsung, ataupun hal-hal yang mungkin tidak terlihat secara langsung.
Dari berbagai definisi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa Psikologi adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari berbagai hal yang terkait dengan peilaku manusia, baik dalam konteks sebagai individu, maupun dalam konteks sebagai bagian dari suatu lingkungan yang lebih besar. Perilaku yang dimaksud dapat berupa perilaku yang tampak ataupun yang tidak tampak, dan juga perilaku sadar maupun perilaku yang tidak disadari.
Karena obyek Psikologi adalah manusia, maka dapat dibayangkan betapa luasnya cakupannya, mengingat bahwa aktivitas manusia dalam kehidupan sangatlah kompleks. Oleh karena itu dalam perkembangannya, ilmu Psikologi akhirnya dikelompokkan dalam beberapa bidang utama, antara lain :
  • Psikologi Klinis :  Ilmu Psikologi yang khusus mempelajari perilaku manusia, baik yang sehat maupun yang tidak sehat, ditinjau dari sisi psikis.
  • Psikologi Sosial : Ilmu Psikologi yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungannya dengan lingkup sosialnya.
  • Psikologi Pendidikan : Ilmu Psikologi yang khusus memperlajari perilaku manusia dalam komteks situasi pendidikan.
  • Psikologi Perkembangan : Ilmu Psikologi yang mempelajari perilaku manusia dalam  setiap tahapan-tahapan kehidupannya.
  • Psikologi Industri : Ilmu Psikologi yang mempelajari tingkah laku yang terdapat di dunia organisasi dan industri.
www.hipnotis.net

Rahasia Telepati

owner 9:52 PM 0
telepati

Dengan menguasai ilmu telepati banyak hal yang akan dapat diwujudkan menjadi kenyataan. Lalu, apakah sebenarnya yang dimaksud dengan telepati …. ?????


Pertanyaan diatas memang sering kali muncul dikalangan orang awam. Secara etimologi, kata telepati berasal dari kata “TELE” yang berarti “Jauh” dan kata “PATHOS” yang berarti “Perasaan”. Karena itu dapat diambil kesimpulan bahwa telepati merupakan suatu kemampuan untuk merasakan segala sesuatu dari jauh. Disadari atau tidak, kita sebenarnya sering mengalami gejala-gejala dari telepati tersebut. Gejala tersebut misalnya ketika hendak mengatakan sesuatu kepada teman, namun secara bersamaan teman kita pun mengatakan perkataan yang sama dengan yang hendak kita ucapkan. Atau contoh lain ketika hendak dibokong dari belakang tanpa sengaja kita menoleh dan melihat orang yang akan membokong kita.
Contoh diatas, memang terkesan sebagai suatu peristiwa yang bisa terjadi karena aspek kebetulan belaka. Penilaian ini tidak sepenuhnya salah. Namun dibalik apa yang dianggap sebagai suatu kebetulan itu, sesungguhnya kekuatan telepati sudah bekerja mempengaruhi simpul-simpul saraf reflek kita.

Pada abad 18, ada seorang sarjana swedia yang bernama Emanuel Swedenborg yang tertarik dengan Occultisme. Pernah suatu ketika dia bersama sejumlah cendekiawan sedang rapat. Namun secara tiba-tiba dia meninggalkan rapat dan segera berlari keluar sambil mengatakan ada kebakaran di Stockholm . Melihat gelagat aneh yang ditunjukkan oleh Emanuel ini, terang saja orang yang hadir menganggap dia tidak waras lagi. Namun berselang satu jam kemudian, terdengar kabar di Stockholm terjadi kebakaran yang hebat dan menghanguskan banyak rumah dikota itu termasuk tempat rapat Emanuel. Mungkin, kita menganggap peristiwa ataupun hal seperti itu biasa-biasa saja. Ya bisa jadi kita menganggapnya, sekali lagi hanya kebetulan belaka. Namun gejala-gejala semacam inilah yang dikembangkan sehingga menjadi sebuah ilmu yang kita kenal sebagai ilmu telepati.

Jika dikategorikan kedalam jenisnya, maka telepati dapat dibagi menjadi dua bagian:

1. Telepati Hikmah

Sarana yang dipergunakan dalam telepati hikmah sangat sederhana sekali, karena setiap umat islam pasti hapal surat Al Fatihah. Sebagai Ummul kitab surat Al Fatihah banyak mengandung hal-hal yang berguna untuk dunia dan akhirat. salah satunya untuk telepati. Dengan mengirimkan surat Al Fatihah dengan cara-cara tertentu kita dapat mengobati seseorang yang sedang gelisah, cemas dan stress dari jarak jauh. Ini jelas bukan kebetulan belaka.

2.Telepati Spiritual

Telepati Spiritual mempunyai banyak cara yang dilakukan si pelaku dan bermacam ritualpun bisa digelar. mulai dari yang biasa sampai yang nyeleneh pun ada. Telepati spiritual ini memang sangat populer di kalangan masyarakat kita karena kemampuannya yang dapat dipergunakan untuk berbagai hal, salah satunya untuk berkomunikasi jarak jauh.

Hal-hal Penting dalam Telepati

Beberapa hal yang harus diperhatikan bagi seseorang yang ingin melakukan telepati, yang terpenting adalah harus pandai mengatur posisi ruangan dimana biasanya dia melaksanakan telepati. Selanjutnya adalah :

a. Jangan memakai bau-bauan yang menyengat.
b. Jauh dari keramaian, hal ini bisa disiasati dengan melakukan telepati dimalam hari.
c. Hindari warna yang mencolok seperti merah dan kuning.
d. Hindari ruangan kita melakukan telepati dari cahaya matahari langsung.
e. Pengaturan cahaya tidak boleh terlalu terang karena dapat memecah konsentrasi kita.

Cara Melakukan Sugesti

Saat melakukan sugesti kita harus mampu menyatukan dan menyelaraskan perkataan dengan kehendak batin kita. Disini dapat kita pergunakan saran yang singkat, padat dan berisi. Saran yang telah diprogram harus disimpan dan direkam di alam bawah sadar kita, jangan coba-coba untuk mengubahnya sebab konsentrasi jelas akan terganggu. Ini juga dimaksudkan agar alam bawah sadar kita terbiasa menerima saran ataupun sugesti positif. Karena pada dasarnya kekuatan batin bekerja sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh alam bawah sadar kita lebih dulu. Jadi sebelum mensugesti orang lain kita harus mensugesti batin dan alam bawah sadar kita lebih dulu.

Sugesti itu bisa keyakinan bahwa apapun sugesti yang anda kirimkan pada orang lain akan mampu mempengaruhi alam bawah sadar orang tersebut.

Cara Melatih Konsentrasi

Konsentrasi sangat diperlukan saat melakukan telepati, karena konsentrasilah yang sangat berperan untuk mencapai obyek yang hendak dituju. Namun untuk mencapai konsentrasi sempurnah seseorang harus rajin berlatih. Diantara latihan tersebut anda dapat melakukan dengan cara membaca buku sambil mendengarkan radio. Usahakan anda berkonsentrasi pada bacaan buku tersebut sehingga tidak mendengar lagi suara radio tersebut. sangat bagus bila anda bisa membaca abjad bolak-balik tanpa salah melafalkannya. ini berarti hampir sempurna. Kalau sudah melaluinya berarti anda akan mudah dalam melakukan konsentrasi dan telepati.

Seorang ahli telepati memang sangat dituntut harus mampu berkonsentrasi dan menciptakan visualisasi batin kepada obyek tujuannya. Visualisasi ini bisa berbentuk cahaya penghubung antara telepatis dengan obyek. Disini perlu dijelaskan bahwa pada saat berkonsentrasi anda harus mampu menghadirkan gambar orang yang akan menjadi obyek anda, dengan catatan gambar tersebut harus jelas dan tidak hilang timbul. Setelah semuanya ini anda kuasai barulah diisi dengan sugesti yang menjadi tujuan anda. Dalam kehidupan sehari-hari mungkin anda pernah melihat atau mengalami seorang paranormal bisa membaca pikiran orang yang menjadi lawan bicaranya. Bagi orang awam mungkin ini sangat menakjubkan sekali, namun tidak demikian dengan orang yang menguasai ilmu telepati. Hal ini sangat wajar bagi siapapun yang menguasai telepati, atau paling tidak sudah mampu mensugesti alam bawah sadarnya.

Berikut beberapa kiat agar telepatis tidak mampu membaca pikiran anda:

1. Buyarkan konsentrasinya

Lakukan hal-hal yang kurang berkenan di hatinya sampai dia merasa jengkel. Kalau dia terpancing berarti anda telah berhasil memecah konsentrasinya. Konsentrasi yang terpecah biasanya sulit melakukan hal yang sifatnya halus, contohnya ya telepati itu tadi.

2. Jaga jarak

Jangan sekali-kali anda berkonsentrasi dengan ahli telepati sebab bila anda berkonsultasi dengan ahli telepati berarti anda berada dipihak yang menyerah dan kalah. Dengan demikian si ahli telepati akan dapat menangkap dengan mudah gelombang-gelombang yang dipancarkan pikiran/alam bawah sadar anda. Maka diapun dengan mudah menebaknya. Telepati merupakan ilmu yang bebas nilai. Artinya, kalau ilmu ini dikuasai orang berhati mulia maka akan bermanfaat bagi banyak orang, tapi sebaliknya bila dikuasai oleh orang jahat maka sangat berbahaya sekali. Telepati, Hipnotis dan gendam sesungguhnya tiga serangkai ilmu yang memiliki daya kerja hampir sama: mempengaruhi bawah sadar obyek.

dunia-panas.blogspot.com