DOWNLOAD MATERI SMK JURUSAN RPL KURIKULUM 2013 KELAS 10 LENGKAP

owner 1:05 PM 1
DOWNLOAD MATERI SMK JURUSAN RPL KURIKULUM 2013

Apa kabar kawan??? Semoga kalian selalu sehat ya :)
Oke langsung saja. Karna saya bersekolah di SMK dan mengambil jurusan Rekayasa Perangkat Lunak / RPL maka disini saya akan share materi tentang RPL Kurikulum 2013.
Kalian dapat langsung mengunduh / mendownloadnya di blog ini...!

>>> DOWNLOAD MATERI SMK JURUSAN RPL KURIKULUM 2013 <<<

Dalam file yang berformat .zip ini berisi :
1. Silabus RPL Kurikulum 2013 Kelas 10
2. PDF Buku RPL Kurikulum 2013 dari Kemdikbud Kelas 10

Semoga membantu... :)

SALAM IT !!!

Komunikasi Dalam Jaringan (DARING) LENGKAP PPT

owner 12:47 PM 0
Komunikasi Dalam Jaringan (DARING) LENGKAP PPT

Oke,, langsung saja..
Disini saya ingin membagikan tugas saya, yaitu membuat persentasi PowerPoint Komunikasi Dalam Jaringan (DARING).
Persentasi ini dapat kalian download / unduh disini...!

Perkembangan Teknologi Komputer Sebelum Tahun 1940 dan Sesudah Tahun 1940 LENGKAP PPT

owner 12:34 PM 0
Perkembangan Teknologi Komputer Sebelum Tahun 1940 dan Sesudah Tahun 1940 LENGKAP PPT


Oke,, langsung saja..
Disini saya ingin membagikan tugas saya, yaitu membuat persentasi PowerPoint Perkembangan Teknologi Komputer Sebelum Tahun 1940 dan Sesudah Tahun 1940.
Persentasi ini dapat kalian download / unduh disini....!

>>> DOWNLOAD Perkembangan Teknologi Komputer Sebelum Tahun 1940 dan Sesudah Tahun 1940 PPT <<<

Bingung Pilih SMA atau SMK? Ini Solusinya!

owner 8:45 PM 4
Bingung Pilih SMA atau SMK? Ini Solusinya!

Bingung, mau masuk SMA atau SMK? Sebenarnya ini adalah pertanyaan yang tidak terlalu sulit, kita tinggal pilih SMA atau SMK? Mudah kan? 

Tapi jika dengan pertimbangan maka tentu kita akan memilih Sekolah yang terbaik, jika SMA di kotamu lebih baik dari SMK maka pilihlah SMA, jika SMK di kotamu lebih baik dari SMA maka pilihlah SMK. Tapi bagaimana jika SMA dan SMK di kotamu sama-sama baiknya dalam fasilitas, materi dan lainnya? Maka lebih baik memilih SMA.
Kenapa harus memilih SMA? Kenapa tidak SMK?
Ini jawabannya.

SMK adalah Sekolah Menengah Kejuruan, dari namanya saja 'kejuruan' berarti kita harus memilih jurusan apa. Jika kita mengambil jurusan Listrik maka yang dominan kita pelajari adalah tentang listrik maka otomatis pelajaran yang bisa kita cerna adalah tentang listrik dan kita hanya ahli dalam bidang listrik. Berarti andaikan kita mencari kerja nanti, kita hanya bisa mencari pekerjaan yang berhubungan dengan listrik saja dan pasti susah dong, mungkin lowongan pekerjaan yang ada tidak berhubungan dengan listrik (misalnya adanya pekerjaan di bengkel atau toko komputer, ga sesuai banget kan? Sangat bertolak belakang dengan apa yang kita perdalam selama di SMK) bagaimana?

Bagaimana dengan SMA?
SMA pun sebenarnya memberikan kita jurusan pada saat kita naik ke kelas XI/sebelas seperti Bahasa, IPS, dan IPA tapi itu tidaklah terlalu menekan kita terhadap mata pelajaran jurusan tersebut. Jadi, misalnya kita ambil jurusan Bahasa, maka kita tidak terlalu dominan belajar bahasa (hanya mata pelajaran tersebut akan lebih dari satu kali keluar dalam satu minggu) namun juga ilmu lainnya. Jadi misalkan setelah lulus SMA langsung mencari kerja namun tidak ada hubungannya dengan bahasa maka kita dapat mencari pekerjaan yang kita kuasai dasar-dasar ilmu ketika kita belajar di SMA, karena di SMA tidak terlalu menekan kita untuk memperdalam materi jurusan yang diambil maka itu memberikan kita kesempatan untuk menambah dan memperdalam lagi ilmu lainnya selain ilmu dari materi yang di ambil jurusannya.

Banyak SMK juga menjanjikan alumni akan mendapat pekerjaan setelah mereka lulus, memang sebagian benar dan sebagian hanya rayuan manis. Tapi meskipun setelah alumni SMK lulus dan diberi pekerjaan, pekerjaan itu tidak selamanya buat kita karena jika alumni lainnya telah lulus, bukan tidak mungkin kita akan dipecat. Dan tentang langsung bekerjanya alumni-alumni SMK itu menunjukan bahwa kita harus sekolah tapi setelah lulus SMK kita harus berhenti dan tidak melanjutkan pendidikan lagi. Timbul pertanyaan apakah tujuan dibentuknya SMK adalah hanya sebagai semi-solusi pemerintah, sementara pemerintah masih belum bisa membuat lapangan kerja bagi rakyat terutama generasi mudanya dan tujuan dibentuknya SMK bukan untuk menambah kualitas dan mutu pembelajaran yang ada di Indonesia?

Memang lulusan SMK dapat terus menimbah ilmu di jenjang berikutnya yaitu di universitas, namun 'universitasnya harus sesuai dengan jurusannya.' Tapi untuk lulusan SMA, mereka bisa memilih universitas manapun yang mereka mau asalkan mereka mampu. Misalkan lulusan SMK jurusan listrik kuliah dengan lulusan SMA dan mengambil study yang sama maka dapat dipastikan jika otaknya sama rata, ilmu yang mereka dapat adalah sama. Karena 3 tahun materi tentang listrik waktu di SMK akan sedikit demi sedikit diajarkan kembali saat mereka kuliah. Tingkat pengetahuan tentang listriknya sama, kenapa tidak memilih SMK saja?

Seperti yang saya jelaskan diatas, di SMA kita bisa lebih memperdalam suatu ilmu selain jurusannya. Jadi wawasan yang dimiliki alumni SMA insya Allah akan lebih luas dan tidak hanya terpaku pada satu keahlian.

Jadi ibaratkan gandum, masuk ke SMK artinya gandum itu langsung dicampur dengan bahan lainnya sehingga menjadi suatu adonan untuk membuat kue A dan tidak bisa untuk membuat kue selain kue A. Sedangkan masuk ke SMA artinya gandum itu dijadikan terigu, jadi terigu itu masih bisa diolah apakah mau dijadikan kue A, kue B atau yang lainnya.

Sudahkan kamu mengerti inti dari apa yang saya tulis?

Saya harap 
“ya”, tapi itu hanya pendapat saya. Keputusan untuk masuk ke SMA atau SMK itu kembali pada diri kita sendiri, pilihan juga harus disesuaikan oleh kondisi ekonomi orang tua. Jika memang tidak begitu mampu untuk kuliah nantinya atau kamu buru-buru ingin cepat kerja maka pilihlah SMK, Jika ekonomi orang tua mampu untuk membiayai kamu sampai kuliah dan kamu sabar menggapai cita-cita kamu maka pilihlah SMA.


"Orang bijak tidak belajar dari pengalamannya sendiri, tapi dari pengalaman orang lain."

"Loe Jual Gue Beli"

owner 10:38 PM 0
"Loe Jual Gue Beli"

‘Loe jual gue beli’ bukanlah sekedar istilah bagi orang asli Betawi. Bagi orang asli Betawi, kalimat ‘loe jual gue beli’ adalah sebuah prinsip yang mereka pegang hingga akhir hayat mereka.
‘Loe jual gue beli’ merupakan suatu prinsip yang dipegang orang Betawi yang menunjukkan bahwa mereka selalu merespon apapun dari orang lain. Jika dia menjual, saya pasti beli; jika dia bertanya, saya pasti menjawab; dan sebagainya. Dua contoh tersebut menggambar suatu hal yang baik bukan? Tapi, manusia yang memiliki tipe yang beragam dan penalaran yang bermacam-macam, membuat prinsip yang dipegang orang Betawi itu menjadi melenceng, sekalipun berdasarkan logika tetap terhitung sesuai dengan prinsip. Contoh : dia memukul, saya pasti memukul; dia mencaci, saya pasti mengolok; dan sebagainya.
Menurut keterangan yang saya peroleh dari buku Peta Konflik Jakarta prinsip tersebut merupakan suatu sebab, kenapa di Jakarta amat banyak tauran antar etnis, ras, suku, agama, pekerjaan, daerah, hingga pelajar. Prinsip tersebut memang menggambarkan seorang yang berani bila dilihat dari cara pandang para preman. Ketika ditonjok, pasti membalas. Namun, pengkajian terhadap prinsip tersebut harus dilakukan agar setidaknya tidak membuat orang awam menyatakan bahwa prinsip tersebut adalah suatu prinsip yang salah. Dan, agar mengurangi kerusuhan yang ada di Jakarta bila memang ada yang sadar.
Prinsip ‘loe jual gue beli’ adalah suatu prinsip yang benar. Mengapa? Karena prinsip ini menunjukkan respon baik yang dilakukan oleh orang yang bersangkutan, sehingga tidak terkesan tidak acuh, angkuh, sombong, dan sebagainya. Namun bila ditonjok dan balas menonjok, apa itu benar?
Ditonjok balas menonjok adalah salah karena itu tidak sesuai dengan prinsip tersebut. Pada prinsip tersebut kita lihat, bahwa jika dijual maka akan dibeli, maka hal itu menunjukkan dua sisi yang saling untung. Maka contoh yang tepat untuk prinsip tersebut adalah kamu sayang, aku cinta;  kamu minta, aku kasih; dan sebagainya yang saling menguntungkan. Bukan ditonjok malah balas menonjok.
Itulah yang dimaksud oleh prinsip ‘loe jual gue beli’. Bukan suatu respon apapun, melainkan respon kebaikan. Maka, jika si orang sudah memahami benar prinsip tersebut, ia tidak akan membalas pukul bila terpukul, karena akan saling merugikan. Melainkan, akan menasihati atau memperingati, sehingga saling menguntungkan.
Sumber: satriawinarah.wordpress.com

Laporan Perjalanan Karya Wisata ke Pulau Dewata Bali

owner 11:43 AM 0
Laporan Perjalanan Karya Wisata ke Pulau Dewata Bali

Haii sobat semua...
Bagi kalian yang bingung buat laporan tentang perjalanan wisatamu ke Bali, ini saya ada file tentang Laporan Perjalanan ke Bali waktu SMP dulu.
Silahkan di download...
Semoga membantu dan bermanfaat bagi kalian semua... :) 

- Laporan bahasa indonesia perjalanan ke pulau bali
- Laporan karya wisata ke pulau bali
- Laporan widya wisata ke pulau bali
- Laporan perjalanan wisata ke pulau dewata
- Laporan karya wisata ke pulau bali smp
- Laporan perjalanan wisata ke pulau dewata bali smp